Sepenggal kisah tentang guru mulia
" HABIB UMAR BIN HAFIDZ"
" HABIB UMAR BIN HAFIDZ"
Kehebatan bertawasul dng Wali2 Allah.....
Kisah nyata....
Dikisahkan oleh Alhabib Baghir bin Alwi bin Yahya
Dikisahkan oleh Alhabib Baghir bin Alwi bin Yahya
Suatu Malam ,saat berlangsungnya Majlis Rasulullah mingguan @Masjid Raya
Almunawar, Pancoran, Jaksel. "Blm lama ini, Kurang lebih seminggu yg
lalu, ada seorang jama'ah yg sedang dalam perjalanan melihat seorang
anak kecil tertabrak di depan kendaraanya.
Tidak ada yg berani
menolong, namun jama'ah tsb tergerak hatinya untuk menolong si anak ini,
saat ia lihat, ternyata "Maaf" hancur kepala anak ini.
Kemudian
segera dibawanya anak ini ke salah satu rumah sakit terdekat, namun
melihat keadaan parah dari si anak, rumah sakit tsb pun tidak bisa
menerima & tidak menyanggupi u/menanganinya.
Kemudian bergegaslah jama'ah tsb membawa anak ini ke rumah sakit berikutnya.
Dgn penuh KEYAKINAN & HARAPAN BESAR atas kesembuhan anak ini, dalam perjalanan ia pun terus bertawasul,
Ia katakan "Ya Allah... Dengan keberkahan guru mulia, Alhabib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz & Dengan keberkahan Syech Abu Bakar bin Salim mohon tolong Ya Allah anak ini!"
Ia katakan "Ya Allah... Dengan keberkahan guru mulia, Alhabib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz & Dengan keberkahan Syech Abu Bakar bin Salim mohon tolong Ya Allah anak ini!"
Ia bertawasul dr hatinya yg paling jujur dgn Allah.
Kemudian, hingga masuk ke dalam Rumah sakit, lalu ditangani oleh
dokter, di obati segala macam& setelah diobati, subhanallah
dirapikan kepalanya, sampai dokter katakan "ini terkena selaput
otaknya." Kemudian dilakukanlah tindakan operasi oleh pihak dokter.
Singkat cerita, selesai operasi, sadarlah anak ini, setelah sadar, dgn
polosnya ia katakan "Dimana orang td yg kasih saya makanan, yg pakai
sorban di kepalanya? " Seisi ruangan tsb pun dibuat bingung oleh
pertanyaan si anak.
Lalu jamaah yg menolong anak inipun mengatakan "Yang mana....?
Saya bawa km kesini sendiri, tidak ada orang lain, tidak ada orang yg mengenakan sorban, hanya saya, yg pakai pakaian kantor." Tapi hatinya jujur, mungkin anak ini belum pernah bertemu dgn guru mulia.
Kemudian dilanjutkan oleh si anak dengan mengatakan "itu, yang
jenggotnya merah". Mendengar pernyataan anak ini, Teringatlah Habibana
Umar di benak jama'ah tsb.
Lalu ia ambil HP miliknya, ia cari foto guru mulia, kemudian ia tunjukan kepada anak ini & menanyakan "Yang ini kah orangnya?" & lagi-lagi dgn polosnya si anak menjawab
"iya, yang ini orangnya,td dia kasih makan saya yg enak-enak".
Subhanalloh.......
